Berita meninggalnya tokoh Islam Zainuddin MZ sampai di forum muktamar PPP. Pimpinan sidang segera meminta para peserta untuk turut mendoakan 'Da'i Sejuta Umat' tersebut.
"Kita mendapat berita duka, yaitu telah berpulang ke ramahtullah, tokoh kita, dan pejuang kita, Kiai Haji Zainuddin MZ. Untuk itu, kita menyampaikan do'a bersama kepada Allah, dan diterima amalnya," ujar anggota pimpinan sidang Lukman Hasibuan, di depan muktamirin di Hotel Panghegar, Bandung, Selasa 5 Juli 2011.
Pimpinan sidang, Irgan Chairul Mahfiz juga turut menyampaikan rasa kehilangan yang besar atas wafatnya mantan tokoh PPP itu. "DPP PPP merasa kehilangan seorang tokoh umat yang juga adalah kader partai pernah menjadi pengurus PPP. Kehilangan besar bagi PPP, beliau sering aktif berkampanye bahkan intensif," kata Sekretaris Jenderal PPP itu.
Bagi Irgan, tokoh seperti Zainuddin sulit dicarikan penggantinya. Oleh karenanya, Irgan berjanji akan menawarkan pada peserta untuk menggelar salat gaib sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada almarhum.
"Insya Allah nanti akan disampaikan oleh muktamirin duka cita yang dalam, semoga Allah memberikan ampunannya."
Sebelumnya, Irgan mengatakan panitia Muktamar telah mengundang Zainuddin, namun karena kondisi yang tidak memungkinkan akhirnya almarhum tidak bisa datang. "Kita undang juga untuk hadir, situasinya tidak memungkinkan," katanya.
Zainuddin MZ meninggal dunia pada Selasa ini setelah dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta. "Beliau meninggal jam 10.15 WIB tadi di RSPP," kata kerabat Zainuddin, KH Mahdi saat dihubungi VIVAnews.com. Menurut Mahdi, Zainuddin masuk rumah sakit sejak kemarin. "Masuk kemarin malam sepulang dari luar kota," kata dia.
Zainuddin, sempat tak sadarkan diri sebelum dibawa ke rumah sakit. "Sampai rumah keluarga langsung bawa ke RSPP karena pingsan," kata Mahdi. Menurut dia, Zainuddin menderita beberapa penyakit. "Beliau, sakit gula darahnya kambuh, naik. Jantungnya juga kambuh," kata dia.
Zainuddin Muhammad Zein begitu nama lengkapnya lahir di Jakarta tanggal 2 Maret 1951. Dia menyelesaikan semua sekolahnya di Jakarta dan menyelesaikan strata satu di Universitas Syarif Hidayatullah, Jakarta. Dia mendapat gelar doktor honoris causa dari Universitas Kebangsaan Malaysia.
Zainuddin masuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dia menjadi juru kampanye partai itu. Gaya dan pilihan katanya memikat banyak orang. Bersama raja dangdut Rhoma Irama, Zainuddin berkeliling daerah. Hasilnya cukup memuaskan.
Partai itu kemudian terlibat friksi, Zainuddin ikut menggalang kekuatan PPP Reformasi, yang belakangan menjelma menjadi Partai Bintang Reformasi. Dia bahkan sempat menjadi ketua umum partai itu. Belakangan terjadi friksi ketika ada pergantian ketua umum. Zainuddin pamit dari politik dan kembali memberi ceramah agama. Belakangan Zainuddin dikabarkan kembali ke PPP. (eh)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar